Pembayaran Dari KumpulBlogger Capai Rp 600 000 Lebih


Iseng-iseng nich login untuk mengecek earning atau pendapatan dari kumpulblogger ternyata pendapatan total mencapai Rp 600 ribu lebih. Pendapatan klik terbanyak berasal dari blog saya mengenahi bisnis pulsa DBS yang kalau saya lihat hit visitornya lebih dari 100 ribu lebih. Sekalipun blog tentang dbs ini jarang saya urus ternyata telah menghasilkan banyak income untuk saya. Ya, untuk saya pendapatan dari PPC tersebut cukup buat beli sabun berbulan bulan. He he he. Dari pada adsense.sampai sekarang dan sampai detik belum terima tuh earningnya. Padahal saya ikut adsense itu udah lebih dari 3 tahun sampai lupa kapan saya bergabung adsense dari om google.

PPC Indonesia ternyata tidak bisa dianggap remeh dan tidak bisa disepelekan. Kalau saya lihat earning untuk PPC Indonesia perklik mencapai Rp 100 dan Rp 200. Kalau dibandingkan dengan adsense kadang-kadang per kliknya nilau hanya $0,02. Jika diuangkan ke rupiah hanya berkisar Rp 200 juga. Berarti kurang lebih aja khan. Sementara google adsense sampai sekarang belum mendukung blog atau web yang berbahasa Indonesia. Kalau kita kita yang belum menguasai betul bahasa Inggris maka mengharapkan pendapatan besar dari adsense agak kesulitan. Kecuali mau main curang. Tapi main curang halal apa tidak ya? He he he.

Saya sendiri sebenarnya juga sama google adsense yang tidak mendukung blog dengan konten bahasa Indonesia. Padahal dengar-dengar nich, Publisher terbesar dan terbanyak berasal dari asia khususnya Indonesia. Apa barangkali kecurangan tertinggi berasal dari Indonesia ya? Ah sudahlah jangan membahas itu itu aja. Sekarang saya ingin mengajak sobat blogger semua yuk kita dukung PPC Indonesia. Tentu saja dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran. Misalnya ya, jangan klik sendiri dong. Oke selamat untuk PPC Indonesia dan terima kasih khusus untuk pemilik kumpulblogger. Semoga sukses terus. Yang belum bergabung dan belum pasang adsense dari kumpulblogger monngo klik di sini.

Samsung Tawar Nokia Rp 172 Triliun

http://daschools.blogspot.com/

Samsung, perusahaan elektronik Korea yang sedang naik daun, dikabarkan berencana memperluas bisnisnya dengan mengakuisisi Nokia, produsen ponsel asal Finlandia. Pemberitaan tersebut memicu kenaikan harga saham Nokia hari Jumat kemarin.

Surat kabar Swedia Dagens melaporkan bahwa Samsung menawar saham Nokia sebesar 4 dollar AS  per lembar dengan nilai total 18,7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 172 triliun.
Angka tersebut ditaksir sebagai "penawaran enteng" dari Samsung yang sedang kebanjiran order smartphone Galaxy SIII yang mencapai 9 juta unit bulan lalu, belum termasuk pesanan dari Amerika Serikat dan Kanada.

Pada perdagangan hari Jumat (8/6/2012), saham Nokia ditutup menguat sebesar 0,19 poin atau sekitar 6,71 persen menjadi 3,02 dollar AS per lembar.

Nilai kapitalisasi pasar Nokia saat ini sebesar 11 miliar dollar AS, turun jauh dari 24 miliar dollar AS satu tahun lalu ketika perusahaan Finlandia ini sempat dirumorkan akan dibeli oleh Samsung untuk pertama kalinya. Harga saham Nokia mengalami penurunan sebesar 40 persen dalam tiga bulan belakangan.

Kemungkinan langkah Samsung ini dipertanyakan oleh beberapa pihak. "Keuntungan apa pun yang diperoleh Samsung dari portofolio paten dan fasilitas produksi Nokia agaknya tidak sebanding dengan rumitnya proses integrasi kedua perusahaan itu," ujar analis Ovum Nick Dillion, seperti dikutip dari PhoneArena.

Sejumlah analis percaya bahwa Nokia lebih baik dibeli oleh Microsoft ketimbang Samsung karena produsen ponsel tersebut menggunakan sistem operasi bikinan Microsoft dalam produknya. Dengan membeli Nokia, Microsoft bisa mengikuti langkah Apple dan Google yang memproduksi hardware untuk platform mobile buatannya sendiri.
Sumber : phonearena